Berani Lantang Demi Maskapai Indonesia
Jumat, 20 Pebruari 2009, 13.13 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Jusman Syafii Djamal pun berang, ketika Juli 2007 International Civil Aviation Organization (ICAO)dan US Federal Aciation Administration (US FAA) melarang seluruh penerbangan maskapai Indonesia untuk memasuki atau beroperasi di wilayah Eropa, yang dinilai belum memenuhi standar keselamatan terbang.

Ia menilai, Uni Eropa melanggar "Konvensi Chicago", di mana Indonesia adalah anggota ICAO dan ikut menandatangani Konvensi Chicago.

Di tahun 2009 ini, angin segar mulai melunakkan Uni Eropa dalam menerapkan larangan terbang tersebut. Indonesia telah mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan oleh Uni Eropa.

Selain itu, Indonesia juga telah melakukan peningkatan keamanan penerbangan, yang dilaksanakan oleh seluruh operator penerbangan.

Maka tidak ada larangan lagi bagi Uni Eropa untuk melarang penerbangan maskapai-maskapai Indonesia, menyusul telah dibuat Undang-Undang No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

April mendatang adalah keputusan penting. Uni Eropa berencana mencabut larangan terbang alias flight ban di atas wilayah Eropa bagi seluruh armada maskapai penerbangan asal Indonesia.

| Rep/Kam:Cahyo/Rizal | Penulis:Rizal | VO:Maya | Editor Video:Yuan|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.