| Sidang Pemalsuan Ijasah Kades Terpilih Berlangsung Rusuh |
| Selasa, 17 Pebruari 2009, 08.41 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Ratusan massa pendukung Haerudin, tampak mengepung halaman gedung Pengadilan Negeri Pamekasan di Jalan Raya Panglegur. Ratusan massa ini, menumpang puluhan truk dan mobil bak terbuka.Terdakwa Haerudin, terpilih menjadi kades pada tanggal 26 Juni 2008 lalu. Namun, kemenangannya menuai protes dari kubu Imanudin, calon Kades yang kalah. Akhirnya, Imanudin melaporkan terdakwa kepada polisi. Imanudin melaporkan terdakwa telah memalsukan umur dalam ijasahnya. Umur Haerudin yang mestinya 23 tahun tapi ditulis 25 tahun. Masa tidak hanya didominir kalangan pria. Sejumlah ibu rumah tangga tampak ikut mendorong pagar gedung pengadilan. Mereka berteriak kepada puluhan polisi yang berjaga di halaman parkir pengadilan. Semakin lama, gerakan massa ini menjurus ke arah anarkis. Permohonan Kapolres Pamekasan, AKBP Tomsi Tahir agar massa segera pulang, sama sekali tidak digubris. Bahkan, massa hendak menabrakkan sebuah mobil pick up yang didorong beramai-ramai ke arah pintu gerbang pengadilan. Melihat massa mengamuk, Kapolres AKBP Tomsi Tahir meminta bantuan personel Brimob Polwil Madura. Sebanyak Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob tampak merapat ke halaman gedung pengadilan. Anggota Brimob tampak memanggul senjata laras panjang dan melengkapi dengan baju anti huru-hara. Namun, pasukan Brimob tak menyurutkan langkah massa. Peringatan keras agar massa mundur yang disampaikan AKBP Tomsi Tahir, juga tak membuat massa mundur. Akhirnya, Tomsi Tahir mengundang terdakwa Haerudin ke hadapan massa. Haerudin diminta menenangkan massanya. Ternyata, himbauan Haerudin ditaati massanya. Ratusan warga Desa Ambender inipun segera menaiki truk dan mobil pick up yang mereka tumpangi. Tepat jam 15.15 Sore, massa ahirnya meninggalkan gedung pengadilan, lalu pulang. Terdakwa Haerudin langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Pamekasan. Mobil tahanan ini dikawal truk patroli polisi melaju kencang ke arah Lapas Narkotika Pamekasan. | Reporter/Kamerawan:Arif | Penulis:Purbadi| Editor Video:Endy| VO : Maya, Yosie
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...