Modern Etnik, GUICE
Minggu, 12 April 2009, 10.07 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Di tengah-tengah maraknya karya musik pop sejenis bahkan bisa disebut
sewarna, ada saja satu dua musisi (muda) yang nekat berbelok arah. Salah satunya adalah Maju Ardy Padang, mahasiswa semester 6, jurusan musik IKJ.

Sejak enam bulan lalu, pria asli Pakpak, kelahiran Medan ini mendirikan
grup band bersama Banon Gautama, Yamin, Idam, Medy, Dika, Bae,
kemudian secara additional mengajak Prima Banurea (khusus memainkan alat musik gendang dan kalondang, musik tradisional Pakpak, asal perbatasan Sumatera Utara dan Aceh Selatan. Selain Prima, semua personel adalah mahasiswa dari berbagai jurusan di IKJ.

Mereka menyebut nama grupnya GUICE, yang kalau dipanjangkan berarti: GUE CINTA ETNIK. Hari Sabtu kemarin, disaksikan puluhan orang mahasiswa, beberapa dosen, keluarga dan teman-teman, GUICE tampil di IKJ bersama puluhan penampil lainnya, yang tidak hanya musik, tapi juga ada pantomim dan sendratari.

GUICE menjadi menarik, karena alasan yang disebut tadi. Percampuran
diatonis & #8211; pentatonic yang mereka ramu amat menarik untuk disimak, apalagi mereka kemudian memilih lagu tradisional Pakpak, berjudul Pantar Silang menjadi andalan. Padang yang memainkan gitar elektronik mengaransemen lagu itu menjadi sangat menarik, karena selain mengedepankan kalondang dan gendang Pakpak, Idam yang memainkan Saron dan Medy yang mengolah gamelan bisa menerjemahkan aramsemen perkawinan itu menjadi menarik.

Apalagi Baron dan Bae bisa meningkahinya lewat drum dan perkusi,
sementara Dika pembetot bas pun bisa menempatkan bunyi alat elektriknya membelah bunyi-bunyian tradisional Jawa, Pakpak dan Sunda. Belum lagi Yamin yang pemukul gong, mampu pula memperkaya Pantar Silang yang biasa dinyanyikan ketika petani tengah menunggu padi yang mulai menguning di atas rumah-rumahan di tepi ladang.
Malam itu GUICE menarik perhatian penonton, termasuk memaksa penonton memberi tepuk tangan yang meriah, sebagai tanda apresiasi atas usaha Padang dan kawan-kawan yang masih punya nurani dan keberanian menoleh karya nenek moyang.

| Kamerawan : Anggie| Penulis : HMB| Editor Video : Anggie/ Opung| Narator : Maya | Operator Dubb: Derly|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Go.....,
Some one (64.255.180.xxx) 2009-11-12 12:00:34

Tnk's for you my friens!....... Pak pak memang oky...,
Salut!....,
Banurea telangke (64.255.180.xxx) 2009-11-12 11:55:20

Salut buat adik2 di rantau, walaupun di pengrantauan kalian masih ingat dengan budaya kita, sukses terus, semoga budaya pak pak maki go, bukan saja di nasional tp sampai internasional. SELAMAT BERKARYA!..............
IKJ STIKE AGAIN.
YANDRI. (124.158.135.xxx) 2009-10-03 17:03:31

ETNIK.
I LIKE IT.
ehm....
winda imut,,,, (125.162.39.xxx) 2009-03-05 21:09:07

sukses ya wat ardy,,,

pokok_a GUCIE is d best lah....


maju tyuz....
tumangger
januar (125.162.41.xxx) 2009-02-19 20:35:29

en mo pakpak creab?????????????????? pakpak krean sekali PKS
mantaF
pio (125.162.36.xxx) 2009-02-14 10:40:31

stttttttt...

Gak soMbong yee...

gw cuma maw bilaNg

Maju Padang kePonakaN GW

:))

sUkses
kerennnnn
dewi (125.162.5.xxx) 2009-02-13 22:46:58

adek gua tuwh hehe =)
friend
nay (120.163.180.xxx) 2009-02-13 10:44:29

Sukses buat gucie
ban0n_h0ward@yahoo.com
banon gautama (125.161.2.xxx) 2009-02-10 21:57:47

get rock with tradition...
gucie player
banon gautama (125.161.2.xxx) 2009-02-10 21:55:16

terinspirasi oleh senior senior di sana. yang mudah-mudahan bisa..bisa..bisa apa ajalah..hehe..

jadi di salurkan lewat seni..karena kalo gak di salurkan lewat sini..bisa sakit-sakitan kita..hehehe..

tradition is answer..!
Go GuciE
Melisa (119.82.226.xxx) 2009-02-10 20:23:59

Sukses Ya buat Group GuciE, semoga kesenian dan Budaya Indonesia tetap eksis dengan balutan Modernisasi, karya yg Cukup spektakuler. Bravo..!
Go PAKPAK Go PAKPAK Go
Esra BAnurea (114.121.139.xxx) 2009-02-10 17:19:57

Keep rocking our new PAKPAK generation!!! Go, go, go, go high, higher, highgest.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.