Ekonomi 2009 Diprediksi Mengecil dan Beresiko
Kamis, 05 Pebruari 2009, 09.32 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli memperkirakan kondisi perekonomian Indonesia tahun 2009 dipastikan mengalami penurunan dan penuh risiko tersembunyi (hidden risk).

Pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan akan merosot drastis  menjadi sekitar 3,5% dari tahun sebelumnya yang mencapai 6%.

Prediksi gambaran perekonomian itu disampaikan Rizal saat menghadiri acara Econit Economic Outlook 2009 di Jakarta, Rabu (04/02).

Rizal mengungkapkan, bakal mengerucutnya perekonomian pada tahun 2009 tercermin dari memburuknya  3 indikator utama penggerak ekonomi, yaitu melemahnya tingkat ekspor GDP, turunnya investasi dan tergerusnya daya beli dan komsumsi swasta.

Ekspor GDP yang selama kurun waktu 2004-2008 naik rata-rata sebesar 11,8%, diperkirakan merosot menjadi 2,1% pada 2009. Konsumsi swasta yang sepanjang empat tahun terakhir naik sekitar 4,5% juga diyakini anjok menjadi 3,3%.

Perekonomian ditahun 2009 juga diperkirakan penuh risiko akibat tingginya praktek transaksi gadai saham di pasar modal, serta adanya rekayasa statistik perekonomian.

Rizal psimis dengan stimulus fiskal angka yang dikucurkan pemerintah sebesar Rp 71 triliun efektif mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tahun 2009.

Stimulus ini menurutnya hanya menguntungkan kalangan menegah atas karena 80%-nya berupa potongan pajak dan tidak memberi multiplier effect pada sektor riil.

| Rep/Kam:Anthony | Penulis:Hutasoit | Editor Video:Ferry | VO:Maya
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.