Didirikan pada tahun 2002 dan didukung oleh musisi kenamaan Indonesia diantaranya ananda Sukarlan, Iswargia R. sudarno, Binu D. Sukaman, dan Rudy Rd. Alwi. Serta staf pengajar yang memiliki pengalaman dan latar belakang pendidikan musik klasik yang kuat. Konservatorium Musik Jakarta telah mempersembahkan Konser Piano Anak Kontemporer yang memikat.
Bekerja sama dengan Komunitas Salihara yang selalu menampilkan pementasan bermutu, Konservatorium Musik Jakarta mendapat kesempatan untuk menampilkan anak-anak Indonesia berbakat dalam bidang musik klasik dan itu sesuai dengan kepedulian mereka terhadap perkembangan kegiatan seni musik di Indonesia untuk menumbuh kembangkan bakat-bakat yang dimiliki anak-anak bangsa yang bukan saja bisa bermain musik, namun anak-anak tersebut akhirnya bisa memiliki apresiasi seni tinggi dan membentuk pribadi yang berdedikasi dan bermotivasi tinggi terhadap seni dan berkarya.
Dengan durasi hampir 2 jam, anak-anak dari Konservatorium Musik Jakarta telah memberikan angin segar kepada dunia musik klasik kontemporer di Indonesia.
| Reporter-Kamerawan : opung| Penulis : rian| Editor Video : opung|
Aku dan Sandra (istriku) tak bisa menjawab dengan gamblang dan yakin pertanyaan Sonia, apa arti musik piano kontemporer.
Lalu ketika aku tanyakan Dito kakaknya kesannya setelah acara usai, jawabnya pendek saja
Keajaiban Musik
andreas (114.122.25.xxx) 2009-03-12 09:31:54
http://lenteradiatasbukit.blogspot.com
Konser di Teater Salihara pada 23 Januari 2009 ini menampilkan karya-karya musik piano untuk anak yang ditulis oleh sejumlah komponis kontemporer terkemuka dunia seperti Sofia Gubaidulina, Gyorgy Kurtag, Helmut Lachenmann, Witold Lutoslawski, Toru Takemitsu, dan Anton von Webern.
Aku dan Sandra (istriku) tak bisa menjawab dengan gamblang dan yakin pertanyaan Sonia, apa arti musik piano kontemporer.
Lalu ketika aku tanyakan Dito kakaknya kesannya setelah acara usai, jawabnya pendek saja
kapan konser lagi
anne (125.161.152.xxx) 2009-01-27 13:46:59
Wah asik juga tuh konsernya. Ternyata musik kontemporer tidak hanya milik orang dewasa ya. Saya kagum bahwa ternyata di Indonesia ada orang yang peduli terhadap perkembangan musik klasik sampai sejauh ini. Kalau kita pikir2, memang kita perlu melakukan regenerasi sehingga musik klasik - kontemporer akhirnya menjadi milik semua kalangan. Kira-kira kapan ya akan ada konser seperti ini lagi? Kalau ada saya tolong diberitahu.
Selamat untuk Konservatorium Musik Jakarta!!
Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...