| PT. Adaro Indonesia, Bukan Sekedar Tambang Batu Bara |
| Jumat, 23 Januari 2009, 20.02 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
PT. Adaro Indonesia, sebagai pengelola tambang batu bara terbesar di kawasan Tabalong dan Balangan, Kalimatan Selatan, bukan sekedar dicap pengeruk kekayaan alam saja. “Dengan motto Merajut kasih menjalin mitra tumbuh berkembang bersama masyarakat” PT. Adaro Indonesia berusaha merehabilitasi sumber daya alam dan masyarakat sekitar dengan program Community Development-nya. Melalui program community development-nya, PT. Adaro Indonesia berusaha melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pengembangan ekonomi, lingkungan, pendidikan, kesehatan dan sosial budaya. Empat Program Community Development PT. Adaro Indonesia itu bertujuan untuk memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah kerjanya sehingga PT. Adaro Indonesia dapat dianggap sebagai aset yang harus dijaga bersama kelangsungan operasi tambang batu bara itu sendiri. Saat Tim Kompas.Tv meninjau langsung tambang batu bara PT. Adaro Indonesia di kawasan Tabalong dan Balangan, Kalimatan Selatan 20-22 Januari 2009 lalu, Tim Kompas Tv melihat langsung beberapa program Community Development yang dijalankan PT Adaro Indonesia. Diantaranya mengunjungi petani karet, peternak ikan, lahan reklamasi, peternakan sapi dan desa yang saat ini dibina oleh PT. Adaro Indonesia. Program Community Development ini adalah tujuan PT. Adaro Indonesia yang ingin dicapai adalah terciptanya masyarakat pasca tambang yang mandiri dalam arti kemandirian ekonomi, kemandirian intelektual dan kemandirian manajemen. Dari Tabalong dan Balangan, Kalimatan Selatan Kompas tv .com melaporkan. Reporter/Kamerawan/Penulis: Asrul/ Vo: Riana, Hendri/ Editor: Yuan
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...