Meski pemerintah sudah dua kali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak, Organisasi Pengusaha angkutan Umum Jalan Raya (Organda) DKI Jakarta mengaku berat menurunkan tarif angkutan umum. Para pengusaha mengaku tarif angkutan umum yang berlaku sekarang masih dianggap belum sesuai.
Meski demikian, Organda DKI Jakarta akan membahas dengan Dinas Perhubungan DKI dan Dewan Transportasi Kota (DKT) Jakarta mengenai tarif angkutan umum yang layak dan sesuai dengan harga BBM.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menginginkan perhitungan penurunan tarif angkutan umum segera dituntaskan, namun juga harus telah menghitung penurunan harga BBM pada tanggal 15 Januari yang lalu.
Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...