Menlu RI Ragukan Hasil Pertemuan DK PBB
Rabu, 07 Januari 2009, 06.32 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Serangan Israel ke tanah Palestina semakin dasyat, selama 10 hari agresi dilakukan sekitar 500 nyawa rakyat tak berdosa melayang. Menanggapi hal ini, masyarakat di berbagai belahan dunia mengecam tindakan brutal Israel dengan berbagai cara salah satunya bersedia dikirimkan ke tanah pertempuran di Palestina.

Sayangnya sikap sukarelawan yang bersedia dikirim ke Palestina berbeda dengan Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (DK PBB). Menurut Menteri hasan Wirajuda, DK PBB telah gagal menjalankan mandat untuk menjaga kedamaian di berbagai belahan dunia.

Selain itu menanggapi agresi yang terus dilancarkan, Menlu Hasan Wirajuda mengutarakan bahwa dalam pekan ini dewan Keamanan PBB akan melakukan rapat. Diharapkan rapat ini akan menghasilkan solusi yang menguntungkan bagi kedua negara.

Sikap ragu-ragu ini ditunjukkan Menlu karena sudah dua agresi di Lebanon dan Palestina, tetapi tidak digubris oleh DK PBB.

Banyaknya masyarakat yang dengan sukarela berjihad untuk membantu Palestina ternyata bukan pemecahan yang tepat. Hal ini dikemukakan Duta Besar Palestina saat bertemu dengan Presiden Yudhoyono beberapa waktu lalu. Mereka lebih membutuhkan obat-obatan dan peralatan medis.

| Reporter/Kamerawan:Alam| Penulis:Hasan| Editor Video:Naviz | VO : Maya, Yosie
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.