Deflasi Desember 2008 Sebesar 0.04 Persen
Selasa, 06 Januari 2009, 10.25 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Perkembangan harga di berbagai komoditas pada bulan Desember 2008, secara umum menunjukkan adanya penurunan. Hal tersebut diungkap Ali Rosidi, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan jasa, di kantor BPS Jakarta Pusat.

Deflasi (penurunan Indeks Harga Konsumen = IHK) di berbagai komoditas ini berdasarkan hasil pemantauan BPS selama bulan Desember 2008. Nilai yang dihasilkan yakni, sebesar 0.04 persen, dari 113.90 pada bulan November menjadi 113.86 pada bulan Desember di tahun yang sama.

Deflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 1.84 persen, dengan IHK 110.70 dan yang terendah terjadi di Pakanbaru serta Banjarmasin, masing-masing daerah sebesar 0.03 persen dengan IHK 122.85 dan 114.96. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Tarakan sebesar 1.68 persen dengan IHK 122.55. Menurut data yang diperoleh, Probolinggo dan Ternate berada di posisi inflasi terendah, yang masing-masing sebesar 0.02 persen, dengan IHK 115.80 dan 115.88.

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjuk oleh penurunan indeks pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2.74 persen. Sedangkan yang mengalami kenaikan indeks diantaranya, kelompok bahan makanan, kelompok perumahan, kelompok sandang, kelompok kesehatan dan pendidikan, dengan total keseluruhannya mencapai 3.11 persen.

| Reporter/Kamerawan:Ade | Penulis:Novita | Editor Video:Ardie|VO : Maya, Yosie
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.