| Pedangdut Keliling Cilik |
| Senin, 05 Januari 2009, 13.45 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Mega Novika (8) dan Maharani Dewinta (5), dua kakak beradik ini, hampir setiap sore hari menghabiskan waktunya dengan menyambangi kampung ke kampung. Dengan menjual suaranya yang merdu, Mega dan Rani menyanyi beberapa lagu dangdut demi mendapatkan lembar-lembar rupiah untuk menghidupi keluarganya. Bersama pamannya, Diding, Mega siswi yang masih duduk di bangku kelas 3 SD di Jakarta Timur, ini bersama Rani tampak luwes membawakan lagu-lagu dangdut dewasa. Sesekali tangan dan pinggulnya mengikuti alur musik yang didendangkan dari tape recorder yang dibawa oleh pamannya. Berawal dari kesenangannya mendengarkan lagu-lagu dangdut lewat radio, siapa kira, menjadi pedangdut keliling sudah dilakoni dua anak belia ini hampir setahun belakangan ini. Keduanya pintar mengikuti irama musik dangdut. Tak jarang, keduanya ketika mendengar sembari bergoyang di depan cermin. Seolah-olah merekalah yang sedang bernyanyi. Diding mengaku, tak pernah mengajari Mega dan Rani bernyanyi maupun bergoyang. Keinginannya untuk "ngamen" pun datang dari Mega sendiri, tanpa pernah disuruh dan dipaksa, dengan alasan membantu keluarga mencari nafkah. Setiap harinya selepas jam 15.00 WIB, Mega bersama Rani, dan pamannya, berjalan keliling kampung ke kampung sekitar Kampung Melayu, Jatinegara, dan Salemba, untuk menjual suara dan goyangan. Tak sedikit dari penikmat musik dangdut merasa terhibur dengan alunan lagu yang dinyanyikan dua kakak beradik ini. Mega dan Rani berharap, setelah dewasa nanti ia dapat menjadi penyanyi dangdut seperti yang ada di televisi. Tawaran menyanyi di pesta kawinan maupun khitanan, kerap datang kedua kedua biduanita cilik ini. Untuk tarifnya, Mega dan Rani mengaku tidak memberi target si pemanggil orderan alias seikhlasnya saja. | Rep/Kam:Ade | Penulis:Dian | VO:Maya | Editor Video: Teddy |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
|
|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...