| Dukung Sultan HB X; Napak Tilas Sultan Agung 600 KM |
| Senin, 05 Januari 2009, 10.58 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Aksi long march yang dilakukan lima orang dari Yogyakarta ini, merupakan salah satu wujud bentuk dukungan mereka kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk maju menjadi Calon Presiden pada Pemilu 2009.Dengan menempuh jarak sekitar 600 km dari Yogyakarta, kelima pendukung ini telah melakukan perjalanan jarak jauh dengan berjalan kaki, dimulai dari Gedung Agung (Istana Negara) Yogyakarta menuju kediaman Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Jalan Soewiryo, Menteng, Jakarta Pusat. Lima orang pejalan kaki tersebut yaitu Ariesman HS, Cipto Suwarno, Sarjio, Ratna Wuryaningsih dan Subardi, yang kesemuanya merupakan warga Bantul, Yogyakarta. Perjalanan ini, diungkapkannya juga sebagai Napak Tilas perjalanan Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo ke Batavia pada tahun 1628-1629 yang melewati 33 kota menuju Batavia (Jakarta). Pada 4 Januari 1946, Yogya menjadi Ibu Kota pertama Indonesia. Dan hari ini, Minggu 4 Januari perjalanan yang melewati 33 kota telah berakhir dengan selamat sampai di Ibu Kota Jakarta. Dengan melalui jalur selatan, dari Yogyakarta melewati Wates, Bagelen, kemudian ke arah utara di 15 kota di Jawa Tengah, 11 kota di Jawa Barat, sampai Cikampek, Kerawang, Bekasi dan tujuan akhir Jakarta. Mengenakan kaos bergambar Sri Sultan Hameng Kubuwono X, selama 24 hari kelima orang ini terus berjalan kaki tanpa menghiraukan teriknya panas matahari. Akibatnya semua telapak kaki mereka bengkak dan melepuh. Ariesman juga mengatakan, bahwa perjalanan ini tak hanya sekedar untuk memberi dukungan kepada Sri Sultan HB X sebagai Calon Presiden saja. Tapi ia juga mengajak kepada masyarakat bersama Sultan HB X melakukan perubahan demi mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia berdasarkan Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. | Rep/Kam:Ade | Penulis:Dian | VO:Maya | Editor Video:Zulfan |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...