| Refleksi 2008; Amrozi Cs, Teroris atau 'Pahlawan'? |
| Senin, 05 Januari 2009, 11.50 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Tiga terpidana mati bom bali 1, Amrozi bin Nurhasyim, Imam Samudra alias Abdul Azis dan Mukhlas alias Ali Gufron kembali menjadi sorotan di tahun 2008 ini. Kelompok yang dikenal dengan sebutan Amrozi Cs tersebut kembali harus berurusan dengan hukum yang mengganjarnya dengan hukuman mati atas tindakannya melakukan aksi teror yang merenggut ratusan nyawa dalam aksi pemboman di Pulau Bali pada 2002 silam. Polemik waktu eksekusi Amrozi Cs telah bergulir sejak pertengahan tahun 2008, yang diawali dengan informasi yang tidak lengkap dari Kejaksaan Agung. Hendarman Supanji, Jaksa Agung di suatu kesempatan mengatakan akan mengeksekusi Amrozi sebelum masuk bulan Ramadhan, namun belakangan perkataannya tersebut diralat karena hanya berupa harapan dirinya. Sementara itu, Tim Pembela Muslim terus melakukan upaya pembelaan terhadap kliennya Amrozi Cs dengan mengajukan Yudisial Riview kapada Mahkamah Konstitusi. Namun, Majelis Hakim MK tidak mengabulkan permohonan TPM, maka habislah upaya hukum yang ditempuh Amrozi Cs. Hingga akhirnya, Kejagung mengumumkan bahwa waktu eksekusi akan dilakukan diakhir tahun 2008 ini. Mendekati waktu eksekusi, berbagai tanda-tanda mulai nampak seperti kunjungan terakhir keluarga Amrozi Cs, peningkatan keamanan oleh Mabes Polri, hingga upaya lain TPM untuk membela kliennya tersebut. Meskipun demikian, Kejagung tetap tidak mau mengumumkan kepastian hari, tanggal dan waktu tepatnya eksekusi. Gencarnya pemberitaan Amrozi Cs menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat Indonesia. Bahkan, dampaknya menjadikan sebagian orang menaruh empati terhadap tiga terpidana tersebut yang sebelumnya dikenal sebagai teroris. Dukungan pun berdatangan terhadap Amrozi Cs dan keluargannya, bahkan sebagiannya bagai menjadikannya sebagai 'pahlawan.' Tepat satu hari menjelang momentum Hari Pahlawan Nasional, 9 November 2008 masyarakat Indonesia mendengar kabar telah dieksekusinya Amrozi Cs. Berbagai peristiwa yang terjadi sebelum dan setelah eksekusi mati Amrozi Cs menjadi berita besar hingga mengalahkan berita tentang Hari Pahlawan. Masyarakat Indonesia dibuai dengan berbagai berita tentang trio bom bali 1 tersebut. Eksekusi mati Amrozi Cs tersebut menjadi catatan hukum yang penuh kontroversi di tahun 2008 ini. Meskipun demikian, ketiganya kini telah menghadapi konsekwensi hukum atas tindakannya melakukan aksi teror dengan hukuman mati! Lantas, akankah aksi teror hilang di tahun 2009? | Penulis: Adi | VO: Maya | Editor video: Teddy |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
|
|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Romy Rafael Hipnotis 8.000 Orang
ade - saya mau belajar sama romirafael
Amel (26), Lesbian Juga Manusia Normal
aku ngerti kalian - udah gak usah difikirin omongan orang,mereka kaya gitu coz m...
Amel (26), Lesbian Juga Manusia Normal
aku ngerti perasaan kalian !! - hai semua....aku tau kalian adalah orang yang pa...
UNESCO: Batik Indonesia Nominasi Warisan...
pada prakteknya mempertahankan budaya ga bisa cuma dilakukan dengan mematenkan b...
UNESCO: Batik Indonesia Nominasi Warisan...
bulsittttttttttttt - buat apa pemerintah melakukan semua itu, kalo budaya itu ga...
Mega Mengabdi, SBY Dukung yang Menang, J...
kelihatan kan sikap yang sebenarnya
Tim JK-Wiranto Siap Hadapi Laporan Kubu ...
Kenapa sih orang melakukan berbagai cara yang "tidak elegan" untuk menga...
Wartawan Tuntut SBY-Boediono Minta Maaf
Kenapa ga coba melaporkan terkait dengan penegak hukum aja? tindakan kalian belu...
Caleg PAN Ikuti Kampanye Penutup JK-Win
noe_a_aink@yahoo.com - Nah mendingan dukung pasangan lain,daripada ikut-ikut...
Prabowo Tuding Boediono Bakal Jual Aset ...
Inilah Indonesia Ketika ditang - Saya bukan pendukung Prabowo, namun kelihatanya...