Pijit Akupresure Untuk Migrain
Jumat, 19 Desember 2008, 11.18 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Migrain (migraine) berasal dari kata hemikrania. Untuk jenis penyakit ini ada dua jenis, yaitu migrain biasa yang terjadi secara perlahan-lahan. Akibatnya, denyut nyeri di pelipis atau di belakang telinga, yang berlangsung selama 2 sampai 72 jam.

Sedangkan migrain klasik hampir sama dengan migrain biasa, tapi gejalanya seperti "perasaan aneh", yang berupa gangguan berbicara atau pada penglihatan yang kurang jelas.

Serangan migrain sebenarnya dapat dicegah, jika kita tahu titik-titik pencegahannya. Seperti yang dipraktekkan M. Ferry Wong dari Persadaindo saat "Pameran & Symposium Herbal & Kosmetik" di Plaza Pameran Industri Gedung Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Ferry menerangkan bahwasanya serangan migrain dapat dipijit dengan pengobatan akupresure. Ada empat titik yang harus ditekan tanpa menggunakan tenaga, karena berakibat radang pada kulit dalam.

Titik pertama pada leher batas rambut, titik kedua di belakang telinga sedangkan titik ketiga berada di tulang belakang antara pundak dan titik ke-empat dengan menekan antara sela-sela jari telunjuk dan jempol.

Setelah melakukan pemijatan, Ferry menyarankan melakukan pengobatan herbal. Yaitu, jahe, kayu manis, gula merah dan kapulaga. Yang dimasaknya harus memakai tungku dari tanah liat, supaya hasilnya tidak menimbulkan reaksi.

Semua khasiat itu menyebabkan herbal yang satu ini dapat digunakan untuk meredakan migrain. Karena khasiat anti mual dan anti muntah yang terdapat pada jahe sangat membantu pencegahan sekaligus pengobatan migrain.

| Rep/Kam:Ade | Penulis:Dian | VO:Maya | Editor Video: Eva|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.